Di tengah hijaunya hutan.. Suara
merdu burung begitu menghibur
naluri.
“srrrrrrhhhhhhh” sesuatu melintas
seketika.
“tap tap tap!!”suara langkah lari.
“kita harus cepat!” seorang pria
dewasa memperingati orang di
sekitarnya.
“aku lelah om bafam!!”respon
seorang anak remaja wanita di
belakang yg terus mngikuti.
“Ida,..!!”
“Kalau begitu kita istirahat dulu om
bafam.”kata sang remaja pria.
“apa kita bertiga akan membiarkan
sesuatu yg buruk pada teman
kalian.!!”kata bafam.
“Ida..!! Kia..!! Kalian istirahat saja di
sini. Biar aku saja yg melanjutkan
ini.”kata bafam kemudian berlari
begitu saja.
Tinggallah ida dan kia.
“kia..!!”panggil ida.
“ya? Kenapa?”
“pernah kah kau membayangkan Lee
dg Fai saling menyerang?”
“hmm..tidak.. Aku pun tak pernah
menyangka akan terjadi seperti
ini.”jawab kia.
Terdengar gemuruh dari ujung
hutan.
“GRRROOOOOAAAHHHHH”
“Itu pasti Lee” pikir bafam yg terus
berlari.
—
“Grrrrrrr…..Kakak…!! AKU BEMCI
KAMUUU..!!!”teriak sesosok manusia
yg di selimuti cahaya putih.
“Lee..!! Aku… Hmm..”seorang pria
remaja kehabisan kata katanya.
Perlahan cahaya yg menyelimuti
tubuh lee membentuk 3 kepala
naga.
Lantas pria remaja itu terkejut.
“naga??”pikirnya.
“kakak Fai…!!! AKU MEMBENCIMUUU”
Lee melempar 3 naga itu ke arah
Fai.
Akhirnya bafam menemui titik akhir.
Dan tiba di tempat tujuan.
Matanya melotot.
“aku tak percaya ini.”
Di hadapannya..3 sosok naga putih
yg keluar dari tubuh Lee menyerang
ke arah Fai.
Whoooouussss Whooosssss
Whhooooossssss
“Aku rela kalau ini waktunya ajalku.”
“LEE…….
HENTIKAAAAAAAAAAAN…..!!!”jerit
bafam.. Namun terlanjur 3 naga itu
menembus tubuh Fai.
Fai terkulai.. Menatap langit biru.
“Benar!! Ini ajalku..”
“Lee..adikku..”
“aku akan selalu menyayangi mu.”
“Bruuukkkk” tubuh Fai ambruk ke
tanah hingga menghasilkan kepulan.
“F…f…fai..!!” air mata bafam
mengalir jatuh ke tanah yg kering.
“uhukkk..!!”Lee batuk darah..tubuh
Lee melemah dan kemudian ambruk
pula.
Kia dan Ida tiba menyusul. Mereka
terkejut.
“Lee..Fai..”Ida menitikkan air mata.
“Ini salahku.”
—
“hikk hikkk…” Ida mengusap nisan
Fai.
Bafam dan kia serta merta membaca
do’a.
“Ini salahku.”
“Rencana kita gagal”
“Fai adalah teman
baikku..selamanya.”desak Kia.
—
Sementara itu Lee terbaring di
rumah sakit.
Seorang pria dewasa tengah
menjaganya.
“Hmm…sampai separah ini… Tak ku
sangka.”benaknya.
“tolong kabarkan ini kepada bafam
bahwa harus mengadakan
pertemuan lagi utk
memusyawarahkan ini.”
“hmm..baiklah Kak Didin.”jawab
seorang pendamping..kemudian
pergi.
Bersambung…
Rabu, 26 Juni 2013
Lee (part 1) judul: mati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar